20 September 2006

Makan Daging Babi, Cacing Masuk Di Otak

Para dokter Amerika berhasil mengeluarkan cacing yang berkembang di
otak seorang perempuan, setelah beberapa waktu mengalami gangguan
kesehatan yang ia rasakan setelah mengkonsumsi makanan khas meksiko
yang terkenal berupa daging babi, hamburger (ham = babi, sebab
aslinya, hamburger adalah dari daging babi, dan ketika dipasarkan di
negara muslim diganti dengan daging sapi -pent).

Sang perempuan menegaskan bahwa dirinya merasa capek-capek (letih)
selama 3 pekan setelah makan daging babi. Dan para dokter di rumah
sakit "May Clinics" di negara bagian "Arizona" telah melakukan
pembedahan terhadapnya di rumah sakit tersebut setelah mereka berhasil
mengetahui "adanya rasa sakit" di bagian otak karena adanya cacing
yang tumbuh di dalamnya. Dan akhirnya para dokter memberitahukan bahwa
mereka harus melakukan operasi secepatnya untuk bisa mengobati sang
perempuan tersebut.

Para dokter menegaskan bahwa makanan daging babi yang terkenal itu
telah dikonsumsi oleh sang perempuan AS di Meksiko, dan mengandung
cacing yang dikenal dengan nama "taenia solium" yaitu cacing yang
masuk ke dalam tubuh manusia dari jalan makanan yang tidak sempurna
ketika dimasak.

Josef Seirphin, salah seorang dokter perempuan di rumah sakit
tersebut menjelaskan bahwa telur cacing menempel di dinding usus pada
tubuh sang perempuan tersebut, kemudian bergerak bersamaan dengan
peredaran darah sampai ke ujungnya, yaitu otak. Dan ketika cacing itu
sampai di otak, maka ia menyebabkan sakit yang ringan pada awalnya,
hingga akhirnya mati dan tidak bisa keluar darinya. Hal ini
menyebabkan dis-fungsi yang sangat keras pada susunan organ di daerah
yang mengelilingi cacing itu di otak.

Down Piesira mengatakan, "Sesungguhnya pendapat yang mengatakan
adanya cacing di dalam otak terasa sangat asing ....sangat mengagetkan
sekali ketika aku menemukan mereka merasakan sakit di bagian otaknya,
dan keluarlah cacing dari otaknya. Kejadian ini adalah kejadian besar
yang menyakitkan."

Akhirnya, sang perempuan menerima untuk dioperasi --kejadian ini
terjadi pada sepekan yang lalu (laporan ini ditulis pada tanggal 14
April 2001M-pent)-- dalam waktu 6 jam berturut-turut untuk
mengeluarkan cacing yang ada di dalam otak kepalanya. Dan para dokter
melakukan pembiusan lokal, dimana sang perempuan harus dalam keadaan
sadar dan bisa berfikir ketika dioperasi, sebab hal itu dilakukan
diorgan yang sangat vital, yaitu otak; dan harus diajak bicara selama
operasi sehingga operasi itu tidak membawa efek samping sedikitpun
terhadap otak perempuan itu. Pada akhirnya, para dokter menemukan satu
ekor cacing yang sudah rusak dan mengeluarkannya tanpa ada satu dampak
negatif pun.

Josef Seirphin, dokter perempuan yang mengetuai pengobatannya,
mengatakan, "Ini adalah kejadian yang sangat beruntung, sebab kami
belum pernah menemukan di otaknya selain satu cacing saja."

Josef Seirphin pun kini bergegas mengobatinya. Dan para dokter
menegaskan bahwa mereka butuh waktu untuk memonitor kesehatannya untuk
mengembalikan kesehatannya selama 6 bulan. Dan hal itu sampai kini
masih menyebabkan sang perempuan mengalami gejala aneh dan kesulitan
lainnya.

Penyakit-penyakit Daging Babi

Para dokter menegaskan bahwa penyakit-penyakit "cacing pita"
merupakan penyakit yang sangat berbahaya yang terjadi melalui konsumsi
daging babi. Ia berkembang di bagian usus 12 jari di tubuh manusia,
dan beberapa bulan cacing itu akan menjadi dewasa. Jumlah cacing pita
bisa mencapai sekitar 1000 ekor dengan panjang antara 4 - 10 meter,
dan terus hidup di tubuh manusia dan mengeluarkan telurnya melalui BAB
(buang air besar).

Ketika seseorang mengkonsumsi daging babi, maka larva yang ada di
dalamnya akan menjadi cacing dalam perut manusia. Cacing ini akan
menyebabkan seseorang merasa lemah, letih. Dan kekurangan vitamin B-12
yang menyebabkan terjadinya kekurangan darah, terkadang bisa
menyebabkan munculnya penyakit pada syaraf otak, semisal dis-fungsi
syaraf pusat. Larva-larva pada sebagian keadaan bisa mencapai otak dan
menyebabkan terjadinya "sawan" atau naiknya tekanan dalam syaraf,
pusing yang sangat, atau bahkan bisa menyebabkan lumpuh.

Dan mengkonsumsi daging babi yang tidak sempurna di masak juga
menyebabkan adanya cacing rambut. Ketika cacing ini sampai di usus 12
jari, maka akan keluar larva yang sangat banyak setelah 4 atau 5 hari
dan kemudian masuk ke dalam dinding lambung. Kemudian ia masuk ke
dalam darah, kemudian masuk ke sebagian besar jaringan organ tubuh.
Larva kemudian berjalan persendian dan menjadi besar Maka orang
tersebut akan menderita sakit seperti nyeri otot yang sangat.
Terkadang penyakit itu berkembang hingga terjadi dis-fungsi kerja
otak, dis-fungsi otot jantung dan paru-paru, ginjal, syaraf pusat. Dan
terkadang penyakit ini bisa menyebabkan kematian, dan ini kecil
persentasenya.

Maha benar Allah yang telah berfirman:
Hanya saja diharamkan atas kalian bangkai, darah, daging babi, dan
hewan yang disembelih untuk selain Allah. Maka siapa yang dalam
keadaan terpaksa sedangkan ia tidak menginginkannya lagi tidak
melampaui batas maka tidak ada dosa atasnya. Dan Allah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang(Q.S. Al-Baqarah: 173)

No comments:

Post a Comment