03 May 2004

A BEAUTIFUL PRAYER

A BEAUTIFUL PRAYER

Dear Brothers and Sisters
in Islam

I asked Allah to take away
my habit.

Allah said, No.
It is not for me to take away, but for you to give it up.

I asked Allah to make my handicapped child whole.
Allah said, No.
His spirit is whole, his body is only temporary

I asked Allah to grant me patience.
Allah said, No.
Patience is a byproduct of tribulations;
it isn't granted, it is learned.

I asked Allah to give me happiness.
Allah said, No.
I give you blessings; Happiness is up to you.

I asked Allah to spare me pain.
Allah said, No.
Suffering draws you apart from worldly cares and brings you closer to me.

I asked Allah to make my spirit grow.
Allah said, No.
You must grow on your own! ,
but I will prune you to make you fruitful.

I asked Allah for all things that I might enjoy life.
Allah said, No.
I will give you life, so that you may enjoy all things.

I ask Allah to help me LOVE others, as much as He loves me.
Allah said...Ahhhh, finally you have the idea.
If you love Allah, send this to ten people and back to the person that sent it.


THIS DAY IS YOURS DON'T THROW IT AWAY

May Allah Bless You,
"To the world you might be one person, but to one person you just might be the world" For all the negative things we have to say to selves Allah has a positive answer for it.

You say: "It's impossible"
Allah says: All things are possible

You say: "I'm too tired"
Allah says: I will give you rest

You say: "I can't go on"
Allah says: My grace is sufficient

You say: "I can't figure things out"
Allah says: I will direct your steps

You say: "I can't do it"
Allah says: You can do all things

You say: "I'm not able"
Allah says: I am able

You say: "It's not worth it"
Allah says: It will be worth it

You say: "I can't forgive myself"
Allah says: I FORGIVE YOU

You say: "I can't manage"
Allah says: I will supply all your needs

You say: "I'm afraid"
Allah says: I have not given you a spirit of fear

You say: "I'm always worried and frustrated"
Allah says: Cast all your cares on ME

You say: "I don't have enough faith"
Allah says: I've given everyone a measure of faith

You say: "I'm not smart enough"
Allah says: I give you wisdom

You say: "I feel all alone"
Allah says: I will never leave you or forsake you

You say: "Nobody really loves me"
Allah says: I love you

May Allah Be Pleased With
all muslims Ameen.

I love each and every muslim for the Pleasure of Allah !"It
is in rememberance of Allah that the heart finds peace"

Aji Hermawan » Mengapa Gus Dur ???

Memilih presiden mbok ya jangan diqiyaskan/dianalogikan dengan memilih
atlit, karyawan, atau direktur perusahaan. Institusi-institusi yg dijadikan
analogi adalah institusi yang tidak 'demokratik'. Kebetulan saya pernah
riset ttg 'workplace democracy', yang menjadi perjuangan kaum buruh di
Inggris. Jadi kalau mau memakai common sense ya jangan dialihkan konteksnya
ke memilih direktur (spt pendapat Hendrawan Nadesul dan Denny JA), atau
milih atlit (Usman), atau milih karyawan (Muaz).

Kalaupun mau dianalogikan ke tempat kerja juga boleh sih. Mari kita
perdebatkan, asal kita mau membuka 'kurungan' kita tentang 'workplace'.
Namun kalau kita sudah menerima 'taken for granted' bahwa bentuk-bentuk dan
struktur tempat kerja sekarang ini sebagai sebuah bentuk 'the best
practice', yang bisa kita adaptasi, yang tak pernah kita pertanyakan
'kebenaran' keberadaannya, maka ya sulit bagi kita untuk mendiskusikannya.

Tapi OK lah kita ndak perlu mengaduk-aduk hakikat workplace, cukup merefer
pada workplace yg sudah ada di benak orang awam. Di sini saya hanya ingin
menambahkan informasi saja bahwa umumnya di tempat kerja (paling tidak di UK
yg saya tahu) dikenal prinsip yang namanya 'equal opportunity'. Kalau ada
shareholder yg menolak memilih direktur karena alasan disable (cacat fisik
seperti buta) saya yakin kalau di sini akan masuk penjara. Jadi kalau
Hendrawan Nadesul dan Denny JA jika diberi kesempatan memilih direktur
perusahaannya di dalam wilayah hukum UK, saya jamin masuk mereka penjara
atau minimal kena sue dan bayar denda. Direktur yang hebat tentu direktur
yang tidak buta, tapi 'demokrasi ala UK' menjamin equal opportunity bagi
manusia yang cacat. Oleh karena itu saya agak heran dengan pendapat Denny
yg pakar demokrasi itu, dimana umumnya di negara2 demokrasi kaum
disadvantaged, meski minoritas, justru biasanya mendapatkan privilege.

>Menurut "Muaz Junaidi" :
>Di LN ada memang orang cacad menjadi politisi, tapi cacatnya biasanya
>lumpuh
>(tak bisa jalan). Lha kalau engga bisa lihat,

Di LN nya mana, Mas Muaz. Kalau di UK, Menteri Dalam Negeri-nya saat ini
BUTA. namanya David Blunket, kalau jalan dituntun anjing, kalau debat di
perlemen sangat canggih sambil meraba-raba huruf braille. Silakan kalau ada
waktu bisa di-search di BBC.co.uk. Saya yakin kalau yang jadi PM itu Denny
atau Hendrawan Nadesul, seorang David Blunket tak akan pernah jadi menteri.
Ngapain milih orang buta, wong yang melek saja masih banyak. Apa Inggris
kurang orang pinter dan melek?

Kalau mengenai common sense (saya kira saya ndak perlu mempertanyakan lagi
perjalanan sebuah 'sense' menjadi 'common sense', apa common sense mesti
benar, bagaimana common sense itu socially constructed, dll). Cukuplah saya
bandingkan dengan perdebatan yang sama di tempat yang berbeda, di milis
ppi-uk di Inggris ini. Common sense kebanyakan pelajar Inggris (yg sangat
sedikit mendukug GD) kok saya lihat justru menyesalkan hambatan bagi orang
buta untuk menjadi presiden (saya kebetulan hanya mengamati saja, ndak
ikutan diskusi). Apa karena kita berada di lingkungan yang berbeda, dimana
di sini setiap masuk kantor pasti ada akses untuk disable, masuk WC ada
akses untuk disable, kalau jadi boss WAJIB merekuit orang disable? Di UK
kalau anda cacat, wanita, dan minoritas (non-white) maka anda mendapatkan
peluang terbesar untuk dapat kerja.

Tapi ya ini sekedar pendapat sampingan saja dari saya. Silakan rekan-rekan
berteguh pada pendapat masing-masing. Saya pribadi cuma concern pada
hak-hak orang minoritas dan disable yg memang belum dihargai di Indonesia.
Siapapun mereka (ndak perlu Gus Dur), perlu dihargai. Kita perlu memulai
wacana yg menghargai cacat, daripada meng-exclude mereka dari ruang publik
kita (ndak hanya untuk jabatan presiden lho). Saya kok merasa kita ini
justru senang meng-alienasi orang cacat, baik cacat fisik (spt buta), cacat
agama (non-Islam), cacat spasial (non-Jawa), cacat gender (wanita), dan
cacat2 lainnya. Hal-hal seperti inikah yang akan terus
dikembangkan/dipertahankan di Indonesia?

Sebagai perbandingan juga mungkin tulisan berikut ini ada manfaatnya.
Tulisan di bawah ini adalah tulisan mhs pasca di UK, dosen UI, yg pada
pemilu kemarin kampanye untuk PKS (maksud saya ia jelas-jelas bukan
pendukung GD, kalau pendukung GD kan nanti bisa disebut mengkultuskan GD,
taklid buta, ndak pakai common sense).

Salam
Aji Hermawan

24 April 2004

(http://groups.yahoo.com/group/pjk-lpm-ipb/

PJK-IPB (http://groups.yahoo.com/group/pjk-lpm-ipb/ , kini mulai dipuji alumni senior IPB (Roy Sembel, dkk). Gue turut bangga neh.. soalnya termasuk penggiatnya dulu sampe sekarang, karena gue ikutan maintain itu milis dari jarak jauh.. :)



03 November 2003

Azaan - An amazing discovery

Azaan, incredible medium for the proclamation of Tawheed of Almighty Allah and
Risalat of Muhammed (Peace Be Upon Him), the sound of which echoes around the
globe.

Amazing though its sounds, but fortunately for the Muslims of the world, it is
an established fact, have a look at a map of the world and you will find
Indonesia (an Islamic country) right on the East of the earth’s central land
mass. Indonesia consists of numerous islands, the principal ones amongst them
being Java, Sumatra, Burneo and Sabil, all of which are well known, it is the
largest Islamic country in the world population wise, with 180 million
inhabitants. The number of non-Muslims here is negligible.

As soon as dawn breaks on the Eastern island of Sabil, approximately 5:30am
local time, fajr azaan begins, thousands of muezzins in the Eastern Indonesia
commence proclaiming Tawheed (oneness) of Almighty Allah and Risalat (universal
apostleship) of the Prophet Muahmmed (Peace Be Upon Him).

The process then continues and advances towards the Western islands of
Indonesia. The time difference between the Eastern and Western islands is one
and a half hours. Hence, one and a half hours after it is completed in Sabil, it
echoes in Jakarta on Java Island. Dumarta then follows suit. Before this
auspicious process of calling azaan ends in Indonesia, it has already began in
Malaysia, Burma is the next in line and within an hour of its commencement in
Jakarta, it reaches Dhaka, the capital of Bangladesh. No sooner the calling
azaan ends in Bangladesh, it has already prevailed in Western India from
Calcutta to Sirinagar. Sialkot (a city in the North of Pakistan) has the same
timing for azaan. The difference between Sialkot, Quetta, Karachi and Gawadar (a
city in Balochistan, a province in Pakistan) is forty minutes and within this
time, Fajr Azaan is heard throughout Pakistan. Before it ends there, however, it
has already begun in Afghanistan and Muscat. The time difference
between Muscat and Baghdad is one hour. Azaan resounds during this one hour in
the environments of Hijaz-e-Maqaddas and Alexandria (or Iskandaria as it is
known in Arabic) in Egypt is again one hour. Alexandria, Ankara and Istanbul
(the principal city of Turkey) are situated on the same geographical longitude.
The time difference between Eastern and Western Turkey is one and a half hour,
and during this time it is echoed with the call to prayer. Alexandria and
Tripoli (the capital of Libya) are located at one-hour difference from one
another. The process of calling Azaan continues throughout the whole of Africa.

Therefore the proclamation of the Oneness of Allah and the Prophet hood of
Muhammed (Peace Be Upon Him) that began in the Eastern parts of Indonesia
reaches the Eastern shores of the Atlantic after nine and a half hours. Prior to
the Azaan reaching to the shores of the Atlantic, the process of Zuhr Azaan has
already commenced in Eastern Indonesia, and before it reaches Dhaka, Asr Azaan
has started. This hardly reaches Jakarta one and a half hours later, than the
time of Maghrib is due, and no sooner has the Magrib time reached Damarta then
the time for calling ‘Esha Azaan has commenced in Sabil!

When the Mu’azzins of Indonesia are calling out Fajr Azaan, the Mu’azzins in
Africa are calling out Azaan for ‘Esha. If we were to ponder over this
phenomenon seriously and studiously, we would conclude the astonishing fact that
there is not a single moment when thousands if not hundreds of thousands of
Mu’azzins around the world are not proclaiming the Oneness of Almighty Allah and
the apostleship of the Noble Prophet (Peace Be Upon Him) on the surface of this
Earth!!! InshaAllah, (by the will of Allah, the Almighty) this universal
phenomenon of continuous calling of the Azaan shall not cease until the Day of
Judgment and we should all continue to make du’aa for the same, Ameen.

23 October 2003

MENCEGAH PERKOSAAN

MENCEGAH PERKOSAAN

Sebuah group pemerkosa di penjara pernah
di-interveiw mengenai apa yang
mereka lihat/ cari didalam mencari targetnya dan
berikut adalah beberapa
hal/ fakta menarik:

Hal pertama yang dilihat oleh mereka dalam mencari
target adalah rambut.
Mereka hampir biasanya mencari wanita dengan
ponytail, sanggul, kepang atau model lainnya yang mudah di 'jambak'.
Mereka juga
lebih suka mencari wanita dengan rambut panjang. Wanita dengan
rambut pendek sangat jarang menjadi target mereka.

Hal kedua, mereka melihat pakaian yang dikenakan target. Mereka akan
mencari wanita yang menggunakan pakaian mudah dilucuti dengan cepat.
Banyak dari mereka yang membawa gunting untuk hal ini.
Mereka juga mencari wanita yang sedang berponsel atau yang sedang mencari
sesuatu pada dompetnya atau yang sedang melakukan
aktifitas lain sambil berjalan karena biasanya pada saat itu mereka sedang
tidak siap/siaga dan mudah dilumpuhkan.

Waktu yang sering dicari oleh para pemerkosa untuk melakukan penyerangan
dan memperkosa seorang wanita biasanya pada saat pagi buta,
sekitar pukul 5 sd 8:30. dan malam hari. Tempat pertama yang biasanya
sering dicari adalah trotoar, jalan tempat kaki lima dan kedua adalah
tempat parkir kantor atau gedung. Ketiga adalah toilet umum.

Hal yang dilakukan oleh para pemerkosa ini adalah
mereka mencari dan menggiring wanita target tersebut secepat mungkin ke
tempat lain yang aman dimana mereka tidak takut tertangkap. Hanya 2% yang
mengatakan mereka membawa senjata karena resiko pemerkosa tanpa
senjata hanya 3-5 tahun sedangkan dengan senjata bisa mencapai 15-20 tahun
penjara. Jika anda melawan dengan gigih, mereka cenderung kecil hati
karena hanya dalam waktu 1 s.d 2 menit, mereka akan sadar bahwa mengejar
kamu
tidak layak karena akan menghabiskan banyak waktu.

Para pemerkosa ini berkata bahwa mereka tidak akan
mencari wanita dengan payung atau object sejenis yang dapat digunakan dari
jarak tertentu ditangan wanita target mereka. Benda-benda kecil
tidak dapat digunakan sebagai alat penangkis karena kamu harus berada
sangat dekat dengan penyerang untuk menggunakan senjata tersebut. Maka
idenya disini adalah untuk meyakinkan para pemerkosa ini bahwa kamu tidak
layak sebagai target mereka.

Berikut terdapat beberapa mekanisme pertahanan yang
dapat digunakan: Jika seseorang mengikutimu dari belakang di sebuah
jalanan atau pada halaman garasi atau mengikuti kamu ke lift atau tangga,
tataplah wajah mereka dan tanyakan sebuah pertanyaan seperti jam berapa
saat
ini atau saya tidak percaya hari ini dingin sekali diluar, cuaca kali
ini benar-benar buruk.

Nah, sekarang kamu sudah melihat wajah mereka dan
dapat mengindentifikasi
mereka apabila bertatapan langsung. Oleh karena itu
Kamu kehilangan daya
tarik sebagai target. Jika
seseorang datang menghampirimu, tahan tanganmu
didepanmu dan teriaklah
BERHENTI atau MUNDUR!

Kebanyakan pemerkosa yang diajak bicara mengatakan
mereka akan meninggalkan wanita tersebut sendirian jika mereka berteriak
atau
menunjukkan bahwa mereka tidak takut untuk melawan. Lagipula, mereka
mencari target yang mudah. Jika kamu membawa alat penyemprot mata
(instruktur sangat menyarankan wanita membawa alat perlindungan ini dan
selalu membawanya kemanapun mereka pergi,) dan berteriak: Saya
memiliki alat semprot (Pepper Spray) dan bersiaga untuk menggunakan nya,
itu akan
sangat menolong sebagaipencegah.

Jika seseorang menangkapmu, kamu tidak dapat melawan
dengan tenaga, tetapi kamu dapat mengakali mereka dengan cara berikut:
Setelah pukulan awal dilakukan, upayakan selalu mengincar
selangkangan-nya. Saya tahu dari pengalaman khusus, bahwa jika kamu
menyerang bagian
vital pria akan membuat mereka sangat kesakitan. Mungkin kamu akan
berpikir
bahwa kamu akan membuat mereka marah dan membuat mereka ingin menyakiti
kamu
lebih, tetapi dari percakapan yang dikatakan para pemerkosa ini kepada
instruktur; mereka mengatakan bahwa mereka mencari target yang tidak
menyebabkan banyak masalah. Mulailah membuat masalah dan mereka akan
menginggalkanmu. Ketika
mereka meletakkan tangannya kepadamu, tangkap kedua
jarinya dan lipat
jarinya kebelakang sejauh mungkin dan dengan tenaga
yang sekuat mungkin.
Instruktur saya melakukan hal tersebut kepada saya
tanpa menggunakan
banyak
tenaga dan saya menyerah dan kedua ruas jari saya
berbunyi retak.

Tentu saja hal-hal lain yang pernah kita ketahui
sebelumnya juga dapat
ditarapkan disini. Selalu waspada terhadap situasi
sekitarmu, berbarenglah
dengan seseorang jika kamu bisa dan jika kamu
melihat hal-hal yang aneh
jangan menyepelekannya. Gunakan nalurimu. Kamu
mungkin saja merasa bodoh saat itu, tetapi itu akan
lebih baik dari pada
seandainya kejadian buruk itu sungguh terjadi.

NB: Jangan berpakaian seronok, mini, sexy, ketat dll yg mengundang nafsu
syahwat.
Jangan bertingkah ganjen, permisivme, lenjeh dll. Jangan berduaan dg lawan
jenis, jangan sendirian dimalam hari.
Hati2, pemerkosa lebih banyak oleh orang yg dikenal dibanding orang asing,
misalnya: PACAR, oom, teman, sepupu, tetangga dll.

TOLONG BACA DAN FORWARD PESAN INI KE SEMUA TEMAN
WANITA YANG KAMU KENAL,
HAL SEDERHANA INI AKAN DAPAT MEMBANTU MENYELAMATKAN
HIDUPNYA.