14 March 2007

TRIANGULAR of LOVE

Ada banyak alasan orang untuk menikah. Ada yang bilang bahwa pasangannya enak diajak bicara. Ada yang bilang pasangannya sangat perhatian. Ada yang bilang merasa aman dekat dengan pasangannya. Ada yang bilang pasangannya macho atau sexy. Ada yang bilang pasangannya pandai melucu. Ada yang bilang pasangannya pandai memasak. Ada yang bilang pasangannya pandai menyenangkan orang tua. Pendek kata kebanyakan orang bilang dia COCOK dengan pasangannya.

Ada banyak alasan pula untuk bercerai. Ada yang bilang pasangannya judes, bila diajak bicara cenderung emosional. Ada yang bilang pasangannya sangat memperhatikan pekerjaannya saja, lupa kepada orang-orang di rumah yang setia menunggu. Ada yang bilang pasangannya sangat pendiam, tidak dapat bertindak cepat dalam situasi darurat, sehingga merasa kurang terlindungi. Ada yang bilang pasangannya kurang menggairahkan. Ada yang bilang pasangannya gak nyambung kalau bicara. Ada yang bilang masakan pasangannya terlalu asing atau terlalu manis. Ada yang bilang pasangannya tidak dapat mengambil hati mertuanya. Pendek kata kebanyakan orang bilang bahwa dia TIDAK COCOK LAGI dengan pasangannya.

Kebanyakan orang sebetulnya menikah dalam ketidakcocokan. Bukan dalam kecocokan. Dr. Paul Gunadi menyebut kecocokan-kecocokan diatas sebagai sebuah ilusi pernikahan. Dua orang yang pada waktu pacaran merasa cocok tidak akan serta merta berubah menjadi tidak cocok setelah mereka menikah.

Ada hal-hal yang hilang setelah mereka menikah, yang sebelumnya mereka pertahankan benar-benar selama pacaran. Sebagai contoh, pada waktu pacaran dua sejoli akan saling memperhatikan, saling mendahulukan satu dengan yang lain, saling menghargai, saling mencintai. Lalu apa yang dapat menjadi pengikat yang mampu terus mempertahankan sebuah pernikahan, bila kecocokan-kecocokan itu tidak ada lagi? Jawabannya adalah KOMITMEN.

Seorang kawan saya di Surabaya membuat sebuah penelitian, perilaku selingkuh kaum adam pada waktu mereka dinas luar kota dan jauh dari anak / isterinya.

Apa yang membuat pria-pria tersebut selingkuh tidak perlu dijabarkan lagi.

Tetapi apa yang membuat pria-pria tersebut bertahan untuk tidak selingkuh?

Jawaban dari penelitian tersebut sama dengan diatas yaitu :

KOMITMEN.

Hanya komitmen yang kuat mampu menahan gelombang godaan dunia modern pada waktu seorang pria berada jauh dari keluarganya. Begitu pula sebaliknya, pada kasus wanita yang berselingkuh.

Komitmen adalah sebagian dari cinta dalam definisi seorang psikolog kenamaan bernama Sternberg. Dia menyebutnya sebagai "triangular love" atau segitiga cinta dimana ketiga sudutnya berisi : Intimacy (keintiman), Passion (gairah) dan Commitment (komitmen). Sebuah cinta yang lengkap dalam sebuah rumah tangga selayaknya memiliki ketiga hal diatas.

Intimacy atau keintiman adalah perasaan dekat, enak, nyaman, ada ikatan satu dengan yang lainnya.

Passion atau gairah adalah perasaan romantis, ketertarikan secara fisik dan seksual dan berbagai macam perasaan hangat antar pasangan.

Commitment atau komitmen adalah sebuat keputusan final bahwa seseorang akan mencintai pasangannya dan akan terus memelihara cinta tersebut "until death do us apart".

Itulah segitiga cinta karya Sternberg yang cukup masuk akal untuk dipelihara dalam kehidupan rumah tangga. Bila sebuat relasi kehilangan salah satu atau lebih dari 3 unsur diatas, maka relasi itu tidak dapat dikatakan sebagai cinta yang lengkap dalam konteks hubungan suami dan isteri, melainkan akan menjadi bentuk-bentuk cinta yang berbeda.

Sebagai contoh :

Bila sebuah relasi hanya berisi intimacy dan commitment saja, maka relasi seperti ini biasa disebut sebagai persahabatan.

Bila sebuah relasi hanya bersisi passion dan intimacy saja tanpa commitment, maka ia biasa disebut sebagai kumpul kebo.

Bila sebuah relasi hanya mengandung passion saja tanpa intimacy dan commitment, maka ia biasa disebut sebagai infatuation (tergila-gila)

Hua hua hua ternyata gw termasuk kategori yang ketiga (crazy in love with her)

Nah, bagaimana bentuk cinta anda... ???

SOURCE : (Unknown)

13 March 2007

Menu Membangun Keluarga Sakinah

Bahan :
1 pria sehat,
1 wanita sehat,
100% Komitmen,
2 pasang restu orang tua,
1 botol kasih sayang murni.

BUMBU:
1 balok besar humor,
25 gr rekreasi,
1 bungkus doa,
2 sendok teh telpon-telponan,

Semuanya diaduk hingga merata dan mengembang.

Tips:
-Pilih pria dan wanita yang benar-benar matang dan
seimbang.
-Jangan yang satu terlalu tua dan yang lainnya terlalu
muda karena dapat mempengaruhi kelezatan (sebaiknya
dibeli di toserba bernama TEMPAT IBADAH, walaupun agak
jual mahal
tapi mutunya terjamin.)
-Jangan beli di pasar yang bernama DISKOTIK atau PARTY
karena walaupun modelnya bagus
dan harum baunya tapi kadang menipu konsumen atau
kadang menggunakan zat pewarna yang bisa merusak
kesehatan.
-Gunakan Kasih sayang cap “IMAN, HARAP & KASIH” yang
telah mendapatkan penghargaan ISO dari Departemen
Kesehatan dan Kerohanian.

Cara Memasak:
- Pria dan Wanita dicuci bersih, buang semua masa
lalunya sehingga tersisa niat yang murni.
- Siapkan loyang yang telah diolesi dengan komitmen
dan restu orang tua secara merata.
- Masukkan niat yang murni kedalam loyang dan panggang
dengan api cinta, merata sekitar 30 menit didepan
penghulu atau pendeta
- Biarkan di dalam loyang tadi dan sirami dengan semua
bumbu diatas.
- Kue siap dinikmati.

Catatan:
Kue ini dapat dinikmati oleh pembuatnya seumur hidup
dan paling enak dinikmati dalam keadaan kasih yang
hangat. Tapi kalau sudah agak dingin, tambahkan lagi
humor segar secukupnya, rekreasi sesuai selera, serta
beberapa potong doa kemudian dihangatkan lagi di oven
bermerek “Tempat Ibadah” diatas api cinta.
Setelah mulai hangat, jangan lupa telepon-teleponan
bila berjauhan.

Selamat mencoba, dijamin semuanya halal koq!
Selamat menikmati dari ‘love’ bakery’

Betul gak mas sirod??

07 March 2007

Prof. Dr. HermanVan Breen dan Banjir Jakarta

Tahukah anda, bahwa pada tahun 1918, Prof. Dr. Herman
Van Breen ditugaskan oleh Departement Waterstaat
pemerintah Hindia Belanda untuk melakukan studi
pencegahan banjir di Batavia. Akhirnya, Van Breen
melahirkan sebuah konsep spektakuler dan visioner pada
jaman itu yang dikenal dengan proyek Banjir Kanal
Barat dan Banjir Kanal Timur. Ide konsep itu
sederhana, yaitu membatasi volume air yang masuk ke
Batavia melalui 13 sungai, diantaranya Sungai Cakung,
Jati Kramat, Buaran, Sunter, Cipinang, Ciliwung,
Cideng, Krukut, Grogol, Sekretaris, Pesanggrahan,
Mookervart, dan Angke. Selanjutnya, limpahan debit air
akan dibuang melalui sisi kiri dan kanan kota ke laut.

Pada tahun 1922, dimulailah pembangunan tahap pertama, yaitu Banjir Kanal
Barat. Setelah Indonesia merdeka, Mimpi Herman Van Breen untuk melanjutkan
pembangunan Banjir Kanal Timur sebagai tahap kedua untuk membebaskan Batavia
dari banjir tidak pernah terwujud.

Proyek Banjir Kanal Timur baru disahkan dalam rencana
Tata Kota DKI pada tahun 1973. Sekarang sudah 34 tahun
Banjir Kanal Timur masuk rencana Tata Kota DKI, tetapi
hanya 7 km dari 23 km dalam rencana Banjir Kanal Timur
yang sudah digali.

Betapa visionernya rencana Van Breen, saat itu luas
Batavia hanya 2.500 Ha, tetapi sudah membuat rencana
penggalian Kanal Barat dan Timur sebesar itu.

Proyek Banjir Kanal Barat yang berhasil diwujudkannya telah menyelamatkan
wilayah Batavia dari banjir selama 40 tahun. Sekarang wilayah Jakarta sudah
seluas 65.000 Ha atau 26 kali Batavia, tetapi bukannya Banjir Kanal
Timur diwujudkan, malah Banjir Kanal Barat tidak
pernah dipelihara dengan baik dan diperluas.

Sutiyoso beralasan bahwa untuk mewujudkan Banjir Kanal
Timur dibutuhkan dana yang sangat besar, yaitu sekitar
4,9 Trilyun dan Pemda DKI tidak mampu menyediakan dana sebesar itu. Tetapi
tahukah anda bahwa proyek Busway 40 koridor menghabiskan dana 21 Trilyun dan
harus diselesaikan selama dua tahun. Padahal busway yang direncanakan
bukanlah jalur-jalur penting yang bisa
mengalihkan pengendara mobil pribadi ke busway kecuali
Koridor I yang melalui jalur Sudirman - Thamrin.
Betapa bodohnya pemimpin bangsa ini.

Bila saja Herman Van Breen menyaksikan banjir yang
menenggelamkan 2/3 Jakarta saat ini dan tidak pernah
terwujudnya proyek Banjir Kanal Timur selama 89 tahun
sejak dia cetuskan, pastilah dia akan menangis
tersedu-sedu, "Betapa bodohnya inlander-inlander ini".

WIDO HANGGORO
Research and Development Department
Indonesia Meteorological and Geophysical Agency (BMG)
Jl. Angkasa I No. 2 Kemayoran 10720
Jakarta Pusat, Indonesia

Pentingnya Menghargai Istrimu

Bisimillah hir Rohman nir Rohim

Bawakan istrimu perhiasan agar ia senang. Bila istrimu marah, bawakan sesuatu yang ia sukai. Kalian harus tahu, bahwa kalian tidak boleh melukai istrimu!. Buatlah mereka selalu senang denganmu, jika tidak, bila kalian pulang kerumah, maka mereka akan pergi. Kalian mengerti !. Jagalah agar mereka selalu senang pada kalian, maka mereka akan mebalasnya dengan kebahagiaan juga.

Wanita sebenarnya diuntungkan, baik di kehidupan di dunia maupun di kehidupan selanjutnya. Mengapa??. Karena mereka tidak akan diberi pertanyaan. Di Hari Perhitungan, semua wanita yang bersuami akan datang bersama suaminya. Bila suaminya masuk surga maka mereka akan ikut dan tidak ada pertanyaan untuknya. Tetapi si suami akan diberikan berbagai macam pertanyaan . Apakah kalian mengerti!!.

Dengan menunjukkan passport di pintu surga, istrimu juga akan ikut bersamamu. Allah swt akan bertanya, " Apakah ini istrimu", maka kalian akan berkata "Ya, ini istriku". "Apakah engkau puas dengannya?". Jika kalian menjawab," Ya, aku puas dengannya " , maka Allah swt akan berkata," Bawa dia dan masuklah ke surga". Tetapi jika kalian berkata, bahwa aku tidak puas dengannya karena ia terlalu banyak bicara dan sebagainya, maka Allah akan berkata," Berhenti! . "Mengapa engkau tidak puas dengan istrimu?". Karena istrimu adalah menjadi penghalangmu dengan neraka. Jika istrimu tidak bersamamu maka kalianpun sudah masuk neraka. Oleh sebab itu para istri lebih berharga dari dirimu.

Jika para istri kalian tidak berlaku sebagai penghalang, maka kalian semua sudah masuk neraka. Tak ada yang akan mengeluarkan kalian dari neraka kecuali istri kalian, karena mereka adalah perlindungan kalian. Jika kalian pergi kerja , ambilah tangannya dan ciumlah, lakukan hal yang sama di malam harinya. Kalian harus memperlakukan istri kalian dengan sangat lembut. Ini adalah kebenaran!!. Untuk itu pula kalian harus menjaga hak-haknya. Apalagi karena kalian sering kali bertindak kasar terhadap mereka, atau membatasi hak mereka, padahal setiap orang harus memperoleh hak-haknya.

Allah swt akan bertanya," Mengapa kalian tidak puas dengan istri kalian?. Istrimu adalah penghalang antara dirimu dengan neraka. Bukankah dia yang memelihara rumahmu, memasak untukmu, mencuci dan merawat anakmu," Allah berkata. Sebenarnya menurut syariah tidak ada kewajiban bagi perempuan untuk melakukan apapun, suamilah yang harus melakukannya, mencuci pakaian, merawat anak dan membersihkan rumah.

Dalam syariah Allah swt bahkan tidak memerintahkan seorang ibu untuk menyusui bayinya. Tugas ini merupakan kewajiban suami untuk membayarnya, dan tugas suami yang harus menjaganya. Apakah kalian para suami telah memberikan penghargaan terhadap istrimu?. Untuk setiap anak yang telah ia lahirkan, maka kalian harus memberikan penghargaan kepadanya.

Ketika istrimu menyusui bayimu, maka kalian harus membayarnya dan bukan malah berkata , sudah kewajiban kamu harus melakukannya. Jangan memerintahkan mereka untuk bekerja diluar rumah!. Tuhan memberikan peran bagi istri hanya sebagai penghalang antara kalian para suami dengan yang haram, itulah tugasnya istri.

Selain itu semua pekerjaan menjadi tanggung jawab suami. Tetapi saat ini para istri kalian melakukan semua pekerjaan rumah tangga, menyusui anak kalian, terkadang juga harus bekerja diluar rumah dan tahukan kalian mereka melakukan semua pekerjaan itu secara suka rela karena rasa penghargaannya terhadap kalian para suami, karena rasa cinta dan kasih yang demikian besar.

Apakah kalian pernah membersihkan rumah dan menjaga anak-anak kalian?!....


Wa min Allah at Tawfiq, bihurmati habib al-Fatihah



Narrated Um Kulthum bint Uqba:
"He who makes peace between the people by inventing good information or saying good things, is not a liar." (Shahih Bukhari)
Sirod's Friendster:
http://www.friendster.com/s1rod
Sirod's Blog: http://sirod.blogspot.com/

01 March 2007

Top 10 New Manager Mistakes- by F. John Reh

1) Think you know everything.

If you were just promoted to Production Manager, you may feel you know everything about production. Even if that were true, and it isn't, you sure don't know everything about the most important part of your new job, managing people. Listen to the people around you. Ask for their input when appropriate. Keep an open mind.

 

2) Show everyone who's in charge.

Trust me, everyone in your group knows who the new manager is. You don't have to make a big show about being "the boss". You do, however, have to demonstrate that, as the boss, you are making a positive difference.

 

3) Change everything.

Don't re-invent the wheel. Just because the way something is done isn't the way you would do it, it isn't necessarily wrong. Learn the difference between "different" and "wrong".

 

4) Be afraid to do anything.

Maybe you didn't ask for the promotion. Maybe you are not sure you can do the job. Don't let that keep you from doing the job the best you can. Upper management wouldn't have put you into the job if they didn't have confidence that you could handle it.

 

5) Don't take time to get to know your people.

Maybe you worked alongside these people for years. That doesn't mean you know them. Learn what makes them excited, how to motivate them, what they fear or worry about. Get to know them as individuals, because that's the only way you can effectively manage them. Your people are what will make or break you in your quest to be a good manager. Give them  your attention and time.

 

6) Don't waste time with your boss.

Since he/she just promoted you, surely he/she understands how busy you are and won't need any of your time, right? Wrong. Your job, just like it was before you became a manager, is to help your boss. Make sure to budget time to meet with him/her to both give information and to receive guidance and training.

 

7) Don't worry about problems or problem employees.

You can no longer avoid problems or hope they will work themselves out. When something comes up, it is your job to figure out the best solution and get it done. That doesn't mean you can't ask for other's input or assistance, but it does mean you are the person who has to see it gets taken care of.

 

8) Don't let yourself be human.

Just because you are the boss doesn't mean you can be human, that you can't laugh, or show emotion, or make an occasional mistake.

 

9) Don't protect your people.

The people in your group will be under pressure from every direction. Other departments may want to blame you for failed interfaces. Your boss may want to dump all the unpleasant jobs on your department. HR may decide the job classifications in your area are overpaid. It's your job to stand up for your people and make sure they are treated as fairly as possible. They will return the loyalty.

 

10) Avoid responsibility for anything.

Like it or not, as the manager you are responsible for everything that happens in your group, whether you did it, or knew about it, or not. Anything anyone in your group does, or doesn't do, reflects on you. You have to build the communications so there are no surprises, but also be prepared to shoulder the responsibility. It goes hand-in-hand with the authority.