06 October 2006

TIPS TOURING MUDIK (from milis Honda-Motor)

TIPS TOURING MUDIK
 
 Persiapan pribadi
 - Persiapan kondisi phisik baik kendaraan yang dipakai maupun
phisik individu, karena untuk touring dengan jarak menengah
(100-200 km) dibutuhkan waktu perjalanan sedikitnya 3 - 4 jam
perjalanan sekali jalan.
- Sebelum melakukan perjalanan sebaiknya makan seperlunya (paling
ngga perut ke-isi dulu).

 Persiapan/barang yang kudu dipersiapkan
 - Pakaian yang adem, maksudnya sesuaikan pakaian yang akan dipakai
dengan lokasi tujuan touring. Kalo mo kedaerah dingin jangan
lupa pakai baju yang agak tebelan.

 - Rompi / body protector yang dipasang di-dada jika diperlukan,
banyak kow dijual di pinggir jalan, kalo ngga ada, bisa juga
pake lapisan koran beberapa lembar.
 
 - Jaket, sebaiknya gunakan jacket yang pas dengan badan, jangan
yang model sayap batman yang berkibar-kibar. Hal ini dapat
memepe ngaruhi hambatan angin yang ditimbulkan, dan mempengaruhi
kecepatan.

- Jas Hujan, sebaiknya disiapkan, kali kali ajah hujuan. Sebaiknya
pilih jas hujan model terpisah antara baju dengan celana, kalo
perlu yang pake ada penutup sepatu.
 
- Sarung tangan, ini gunanya supaya tangan kita masih bisa mulus
pas megang tangan pacar/istri/pasangan kita hehehe, selain itu
untuk melindungi tangan dari terik matahari, bahkan jika
menggunakan protektor juga sangat baik untuk melindungi tangan
jika terjadi kecelakaan.
 
 - Sepatu, pilih yang modelnya sangat nyaman dengan kaki kita,
jangan kesempitan. Dan sebaiknya pilih yang modelnya menutupi
mata kaki kita. Bisa juga pake sepatu model sneaker (sepatu kets)
 
- Kacamata hitam, ini penting untuk ngeredam keganasan matahari di
siang hari bolong.
 
 - Helm, sebaiknya gunakan yang model full-face, atau paling tidak
helm yang dapat menutupi kepala bagian belakang (di atas leher).
Jangan pake model helm cetok yang biasa dipake kalo JJS (jalan
jalan sore) di komplek/kampung, itu mah ngga aman untuk kepala
kita. Helm sepeda juga tidak disarankan mengingat rasio
Kecepatan sepeda dengan motor berbeda, sehingga ketahanan helm
pun juga berbeda.
 
- Surat surat kendaraan, seperti SIM, STNK dan KTP, siapa tau ada
pemeriksaan dijalan, kalo ngga lengkap bisa mengganggu perjalanan
lainnya.

- Duit secukupnya. Untuk keamanan sebaiknya tidak membawa uang kas
terlalu banyak. Anda bisa ambil di ATM begitu sampai tujuan
mudik, selain nyaman juga aman.
 
- Tools motor yang cukup, biasanya cukup bawa tools standar dari
motor
 - Ada baiknya juga membawa :
· busi cadangan yang masih bagus
· lap kering/ kanebo
· amplas,
· bohlam lampu depan, lampu rem dan sign.
· kabel kopling cadangan,
· kabel gas cadangan,
· tools untuk tambal ban, dsbnya....tapi kalo anda sudah bawa
semuanya, biasanya anda akan ditunjuk sebagai bengkel berjalan : )

 Kendaraan
 Untuk kesiapan kendaraan, jangan lupa untuk memastikan bahwa
kendaraan yang kita bawa dalam keadaan sehat atau laik jalan jauh.
Yang sebaiknya harus diperiksa :
- Olie mesin, cepat ganti apabila sudah lewat batas KM-nya.
- Minyak Rem.
- Kekencangan/kerenggangan rantai motor
- Kopling, kalo selah kopling dirasa sangat berat, coba cek lagi.
- Ban, kalo udah gundul,mendingan mikir dulu deh, apalagi kalo akan
melaksanakan perjalanan jauh dalam kondisi hujan.
- Cek kondisi lampu-lampu kendaraan, terutama lampu depan (head
Lamp),lampu belakang, lampu sein.
- Kaki-kaki, cek dan rasakan di kemudi apakah kurang stabil saat
jalan lurus, jika ya segera cek untuk stel velg atau kelurusan
kaki-kaki, komstir, tabung sok depan.
- Ada baiknya untuk memeriksakan kondisi kendaraan/motor di bengkel
kepercayaan, yah sekalian tune-up lah, biar dijalan dapet jalan
dengan baik dan tenang.

 Etika Touring
> - Jaga jarak aman antar kendaraan, tidak ada aturan baku jarak
aman dalam berkendara tetapi ingat, berikan ruang gerak untuk
anda menghindar dari keadaan yang tidak diinginkan misalnya
kendaraan di depan anda berhenti mendadak atau menikung mendadak
tanpa sinyal

> - Tetap menjaga etika berlalulintas yang baik. Jangan melanggar
rambu rambu lalu lintas dengan seenaknya, seperti terobos lampu
merah, selip kiri selip kanan tanpa sein, jangan buang sampah
se-enaknya.... hehehe

> - Oh iya, aturan Tahun kemaren masih berlaku gak yah .
 gak boleh istirahat di pom bensin.
Siap-siap deh cari tempat istirahat yang OK.
Kalo bisa ada kamar mandinya supaya di tengah perjalanan kalo kita mo
seger2 bisa mandi. Favourit gue sih cari masjid yang bersih.

> - Nyalakan lampu depan kendaraan. Hal ini penting supaya kendaran
lain yang didepan atau dari arah berlawanan dapat dengan cepat
mengetahui keberadaan motor kita dan lebih dapat mengantisipasi
insiden.

> - Berhati hati di daerah tertentu, sebaiknya kita tetap waspada
jika ada hal2 yang mencurigakan. Sediakan nomor-nomor penting
yang bisa dihubungi.

> - Berdo'a . ini penting banget nih . suka ada penampakan terutama
kalo kita jalan malem .. ihhhh sereeeeeeeeeeeeem

> - Nah buat bikers klub, jangan lupa tuh kalo ketemuan dan kenal
dengan bikers dari klub lainnya ga ada salahnya tegur sapa tuh .
klakson kek, kasih jempol kek, asal jangan ngagetin aja yah .
ntar jatoh ga jadi lebaran lu.

> - Buat boncenger, jangan tidur deh . berabe. Akibatnya tau sendiri
dong.
 
OK met mudik ya Bro..hati2 dijalan
Awas... Thn ini beberapa Ruas di Jalur Pantura Banyak perbaikan
dan mungkin bisa menyebabkan Kemacetan
Jangan Lupa Oleh2x nya....
 
 
=======================================================
 
Tips Tetap Bugar Selama Mudik
 
Bagi yang kampung halamannya jauh dan terpaksa menempuh dengan mobil atau bus dan motor , tentu mudik membutuhkan stamina yang kuat dan harus dijaga agar tetap bugar.
 
Perjalanan yang butuh waktu 3-4 jam atau lebih, dapat menimbulkan
masalah. Terutama untuk wanita hamil, lanjut usia (umur di atas 60
tahun), penderita penyakit jantung dan penderita penyakit kronis
lainnya (diabetes, asam urat, hipertensi dll).
 
Bagaimana usaha kita agar selalu dalam keadaan sehat dan bugar dalam
perjalanan mudik sampai ke tempat tujuan? Ikuti kiat-kiat berikut
ini! Mudah dilakukan dan perlu bagi tubuh anda.
 
1. Lakukan peregangan setiap jam serta jalan-jalan bila Anda naik
kapal terbang. Peregangan dan gerak badan juga bisa dilakukan bila
Anda mengendarai mobil, bus, dan kereta api.
 
2. Gerakkan otot-otot betis dan kaki secara teratur. Kencangkan dan
kendurkan otot-otot pantat dan perut untuk membantu mendorong darah
kembali ke jantung.
 
3. Minumlah air dan hindari alkohol untuk mencegah dehidrasi.
 
4. Kenakan baju yang agak longgar. Lepaskan sepatu Anda dan naikkan
kedua kaki (bergantian dua-duanya secara bersama), tetapi jangan
silangkan kedua kaki.
 
5. Bernapaslah teratur, jangan merokok (dapat menyebabkan kekurangan
oksigen dan pengentalan darah).
 
6. Jangan memulai perjalanan dalam keadaan lapar. Jangan melakukan
lebih dari 5 jam tanpa makan.
 
Nah... semoga tips ini dapat membantu members sekalian melewati
perjalanan mudik yang melelahkan. Selamat menikmati perjalanan dan
semoga selamat sampai tujuan
.
 
==============================================================
 

Tips & Kiat Mudik
 
Mudik. Entah Lebaran, Natal, atau Tahun Baru tidak hanya sekedar
sebuahperjalanan jauh. Lebih dari itu, dengan mudik kita melepas
rindu,
meningkatkan tali silaturahmi dengan keluarga, kerabat dan handai
taulan.Agar perjalanan mudik aman dan nyaman, siapkan kondisi fisik
dan kendaraan Anda sebaik mungkin sehingga perjalanan selalu lancar
dan menyenangkan.
 
Tips dan kiat mudik ini ditujukan bagi kawan-kawan yang akan
melakukanperjalanan menggunakan mobil pribadi. Selamat menyimak:
 
1. Meninggalkan Milis
Sebelum mudik, untuk yang masih terdaftar sebagai member milis
hendaknya tidak lupa merubah message delivery (kecuali bila Anda di
saat mudik kemungkinan masih aktif menge-check milis). Pergantian
ini dimaksudkan agar email Anda tidak mengalami over quota yang
mungkin bisa meyebabkan bouncing. Ada tiga macam cara, seperti di
bawah ini:
* Untuk berhenti berlangganan (unsubscribe) kirimkan e-mail kosong
ke:
...-unsubscribe@yahoogroups.com (jangan lupa me-reply e-mail
konfirmasi yang dikirimkan sistem)
* Untuk menerima digest (satu e-mail per hari/rangkuman harian)
kirimkan e-mail kosong ke:
...-digest@yahoogroups.com
* Supaya tidak menerima e-mail atau baca lewat web (read on web),
kirimkan e-mail kosong ke:
...-nomail@yahoogroups.com

2. Kondisi Tubuh
Jaga kesehatan, kondisi tubuh harus prima, sebelum berangkat harus
cukup istirahat/tidur baik si pengendara maupun penumpang. Apalagi
si pengendara utama (driver) biasanya suami dan co-driver adalah
istri. Mudik dan menyetir sendiri, harus benar-benar mempersiapkan
diri, terutama secara fisik. Disarankan meminum obat antioksidan,
misalnya: minum-minuman yang mengandung vitamin C dan E
.

3. Kondisi Mobil dan Perlengkapan Mobil
Periksa kondisi mobil dan serviskan ke bengkel mobil langganan Anda
(tune-up komplit, rem, ban, wiper, radiator, tali kipas/AC, aki,
dll).
Kemudian, bawa perlengkapan alat-alat mobil (tools kit), dongkrak,
tali derek, ban serep, kotak P3K, segitiga pengaman, kunci roda palang,
senter,dll.

4. Bawa Air Mentah
Bawa air mentah di dalam jerigen 5 liter atau bekas botol air minum
mineralyang besar (1 literan), air ini berguna untuk mengisi
radiator bila kurang atau cuci tangan bila selesai ganti ban kalau
bocor atau kempes. Jangan lupa sekalian bawa sabunnya, biar bersih
cuci tangannya. Air ini juga berguna bila bawa anak kecil/bayi tiba-
tiba di tengah jalan "pup" dan kita berada di tengah sawah/hutan di
mana sulit mencari air.

5. Bekal Makanan
Bawa bekal makanan secukupnya yang praktis dan bisa dimakan sambil
terus berkendara (arem-arem/lontong isi), jangan asal berhenti makan
di restoran/rumah makan yang tempat berhenti/istirahat Bus Antar Kota
(kecuali untuk "pipis") karena lagi "High Season" dikhawatirkan cara
masak dan mencuci piringnya kurang bersih karena pengunjung "sangat"
padat dan banyak yang harus dilayani. Lebih terjamin bila makanan
bawa sendiri. Tapi kalau bekal habis anda bisa masuk ke dalam kota
dimana anda lewat untuk mencari restoran fast food fried chiken
(nggak usah disebutin namanya entar iklan lagi!) yang pasti anak-
anak suka dan lebih baik kebersihannya daripada yang pertama tadi.

6. Kebelet Pipis
Bagaimana kalau di tengah jalan "kebelet" pipis? Kalau anak-anak dan
laki-laki sih gampang asal mau dan "tahan malu" berhenti saja di
pinggir
jalan! Kalau istri bagaimana dong? Caranya gampang, cari pompa
bensin yang besar pasti ada toiletnya yang cukup bersih, bila kotor,
cari lagi berjalan beberapa kilometer (bila kebeletnya masih bisa
ditahan), atau cara lain cari Wartel, Kantor Polisi, Pusat
Pertokoan,Losmen, Hotel, Masjid, dll. Bilang aja "mau numpang
pipis", masa nggak boleh?

7. Raja Setan Jalanan
Yang unik bila kita berkendara dengan mobil pribadi di Jalur Pantura
adalah siap mengalah dengan Bus Antar Kota/Propinsi, mereka ini
disebutnya "Raja Setan Jalanan Pantura". Jangan coba-coba adu balap
dan adu kuat meskipun kita ada di jalur yang benar sekalipun. Bila
dari arah berlawanan tiba-tiba ada Bus yang melancangi truk gandeng
yang berjalan lamban, Anda harus siap mengurangi kecepatan dan
secara mantap minggir ke kiri, bila perlu turun/keluar dari jalan
aspal,
kalau tidak hmm... saya tidak bisa ceritakan di sini apa yang
terjadi.
Lebih baik mengalah lah! Bukankah Anda dan keluarga ingin tiba di
kampung halaman dengan selamat bukan?

8. Si Keong dan Si Kura-Kura
Lain bus lain lagi truk gandeng maupun truk engkel. Kalau truk-truk
ini
dikenalnya sebagai si Keong atau si Kura-Kura karena begitu lamban
jalannya. Bagi yang belum pernah lewat Pantura pasti akan jengkel
dengan ulah mereka ini, yah busnya yah truknya juga. Truk-truk ini
sudah jalannya lambat ngambil posisinya di jalur kanan lagi,
sehingga bikin kagok untuk menyalipnya. Nah, model kayak begini kita
harus ekstra sabar dan hati-hati,cobalah menyalip dari sebelah kiri
minta istri sebagai co-driver melihat ke depan apakah lajur depan
sebelah kiri kosong dan aman untuk menyalip atau tidak? Yang perlu
diperhatikan adalah apakah di kiri depan ada motor,becak, sepeda,
mobil mogok/parkir, lobang, jembatan sempit, dll. Bila aman
tak ada halangan menyaliplah "dari jalur kiri" dengan tetap waspada,
apalagi kalau yang disalip itu konvoi truk yang panjang.

9. Bawa Peta Jalur Mudik
Jangan lupa membawa peta jalur mudik, karena ini sangat penting dan
berguna. Hendaknya pilihlah peta yang memuat jalur-jalur alternatif
secara detail, ini penting sekali apabila terjadi kemacetan di suatu
titik. Dan jangan lupa peta tersebut dilengkapi dengan nomor-nomor
telepon penting,info tol sepanjang Pulau Jawa, dll.

10. Bawa HP & Chargernya
Jangan lupa bawa HP dan chargernya. Sebaiknya sebelum berangkat
charge HP anda sampai penuh. Untuk daerah/area tertentu yang Anda
lewati akan terjadi "blank spot" untuk kartu tertentu, lebih baik
kalau istri punya HP dengan kartu yang berbeda dengan anda punya,
jadi bila terjadi blankspot masih bisa pakai HP satunya lagi.

11. Memonitor Milis
Bila ada kesempatan, sekali-kali monitor-lah milis yang ikuti, siapa
tahu
ada teman Anda yang sedang on-line. Bagi yang nggak punya laptop,
tidak perlu berkecil hati, nanti di daerah tujuan Anda carilah
Warnet sudah banyak kok dan mudah dicari (di kota kabupaten).

12. Obat-Obatan
Bawa obat-obatan yang biasa digunakan, jangan lupa itu! Terutama
untuk anak-anak.

13. Kapan sebaiknya berangkat? Pagi atau malam?
Terserah anda mana yang paling baik masing-masing ada plus minusnya.
Berangkat pagi jam 06.00: Bisa lihat pemandangan, restoran dan
bengkel mobil pasti buka, bila mobil tua dan AC kurang bagus anak-
anak kasihan akan tersiksa karena panas apalagi kalau macet,
sepanjang jalan yang dilewati kita akan ketemu yang namanya "Pasar
Tumpah" itu lho pasar tradisional di kota kecamatan/kabupaten pasti
macet,banyak orang menyeberang, becak, sepeda, ojek, dll, ketemu
dengan "Panitia" Pembangunan Masjid yang minta sumbangan yang luar
biasa banyaknya sepanjang Pantura dan jalan/jalur lain yang pasti
akan kita lewati. Harap hati-hati dengan drum yang ditaruh di tengah-
tengah jalan, jangan sampai ngebut melewati mereka. Bagi anda yang
berkacamata minus sebaiknya jalan pagi saja. Berangkat sore/malam
jam 17.00: Tidak bisa lihat pemandangan, hanya restoran dan bengkel
24 jam saja yang buka (tapi jangan khawatir cukup banyak kok!), anak-
anak bisa tidur tidak ribut, tidak panas baik di dalam mobil maupun
di luar, tidak ada Pasar Tumpah (tapi mungkin saja ada "Pasar
Malam"), tidak ada Panitia Pembangunan Masjid. Bila kita mau
menyalip di tikungan akan kelihatan dari sinar lampu mobil dari arah
berlawanan, dimana hal ini tidak bisa kita tahu kalau berjalan di
siang hari. Hanya saja kita harus ekstra hati-hati dan jangan sampai
mengantuk bila jalan malam hari karena "musuh" kita adalah Bus
Malam. Ini biangnya "Setan Jalanan" dan "Raja Tega". Bagi Anda yang
tidak tahan sinar lampu dari depan (silau) lebih baik jangan jalan
malam hari.

14. Berikan no. HP dan telepon di kampung halaman ke tetangga atau RT
Harap tiggalkan nomor HP dan telepon rumah di kampung halaman ke
tetangga yang tidak mudik atau ke Pak RT agar Anda bisa dihubungi
kalau terjadi sesuatu di rumah Anda.

15. Arus Balik dan Pulang Balik
Harap simpan tenaga dan tetap jaga kesehatan untuk siap pulang balik
setelah mudik. Jangan pulang balik di pas mepet sekali besoknya
harus sudah masuk kantor dan anak-anak masuk sekolah, pasti
kelelahan kan? Ada baiknya ambil waktu sehari istirahat sebelum
besoknya melakukan aktifitas rutin.

16. Bawa Uang Tunai
Bawa uang tunai secukupnya, tak perlu bawa banyak-banyak, toh ATM
banyak sekali dijumpai di daerah.

17. Bawa Kaset/CD
Bawalah kaset/CD yang menjadi favorit Anda, agar suasana tidak
jenuh, bosan dan sekaligus membawa suasana gembira. Sering-seringlah
memutar lagu,supaya Anda teringat terus akan kampung halaman Anda.

18. Stiker.
Tips terakhir, tempelkan stiker favorit Anda atau tanda pengenal
komunitas tertentu di kaca belakang mobil / Motor Anda. Siapa tahu
nanti di perjalanan Anda berjumpa dengan teman baru?
Demikianlah beberapa kiat dan tips, mungkin dari rekan-rekan yang
lain bisa menambahkan agar bisa semakin lengkap sehingga bermanfaat
bagi kita semua.
Okey, selamat mudik dengan aman dan santai, selamat sampai tujuan
dan jangan lupa oleh-olehnya :)

No comments:

Post a Comment